Siaran Terakhir dari Bangunan yang Tidak Seharusnya Dimasuki
Eksplorasi malam di pabrik tua yang awalnya hanya konten horor biasa berubah menjadi momen menyeramkan ketika seorang konten creator tiba-tiba bersikap aneh di depan kamera live.
Langit gelap seperti biasa, udara lembap, dan angin sesekali meniup pelan di antara bangunan-bangunan kosong.
Seorang konten creator datang bersama dua temannya untuk membuat konten eksplorasi malam. Tempat yang mereka pilih adalah sebuah pabrik tua yang sudah lama terbengkalai. Dindingnya kusam, kaca jendelanya pecah, dan sebagian atapnya bahkan sudah runtuh.
Tempat seperti ini memang selalu menarik untuk konten.
Lampu kamera dinyalakan.
Live streaming dimulai.
Awalnya semua berjalan normal.
Mereka berjalan menyusuri lorong panjang yang penuh debu. Suara langkah kaki mereka bergema pelan di dalam bangunan kosong itu. Sesekali terdengar suara besi tua berderit karena tertiup angin.
“Kalau ada yang lihat sesuatu di belakang gue, langsung komen ya,” katanya sambil bercanda ke arah kamera.
Penonton live mulai ramai.
Ada yang menyuruh mereka masuk ke ruangan tertentu.
Ada juga yang hanya menonton sambil menunggu sesuatu yang “seram” terjadi.
Sekitar dua puluh menit pertama… tidak ada apa-apa.
Sampai akhirnya mereka masuk ke area produksi lama.
Ruangan itu jauh lebih besar dari ruangan sebelumnya. Mesin-mesin tua berdiri berjejer, sebagian sudah berkarat.
Tiba-tiba salah satu temannya berhenti.
“Lo denger nggak?”
Mereka semua diam.
Beberapa detik… tidak ada suara.
Lalu terdengar bunyi logam jatuh dari ujung ruangan.
CLANG.
Suara itu keras sekali, padahal tidak ada siapa-siapa di sana.
Mereka mencoba menenangkan diri.
“Paling tikus,” katanya sambil tertawa kecil.
Namun penonton live mulai ramai di kolom komentar.
Beberapa dari mereka menulis hal yang sama.
“Belakang lo ada yang lewat.”
Awalnya dia mengira penonton hanya bercanda.
Tapi komentar itu terus muncul.
Berkali-kali.
“Serius, ada bayangan lewat.”
“Belakang lo tadi ada orang.”
Dia langsung menoleh ke belakang.
Kosong.
Tidak ada siapa-siapa.
Suasana tiba-tiba berubah jadi lebih sunyi. Bahkan suara jangkrik di luar pun seperti tidak terdengar lagi.
Lalu sesuatu yang aneh mulai terjadi.
Kamera yang sedang mereka pegang tiba-tiba bergetar pelan.
Bukan seperti tangan gemetar… tapi seperti ada getaran dari dalam ruangan itu sendiri.
Temannya yang memegang lampu senter tiba-tiba memanggil.
“Eh… lo kenapa?”
Konten creator itu berdiri diam.
Sangat diam.
Matanya menatap ke satu titik di sudut ruangan yang gelap.
“Lo lihat apa?” tanya temannya lagi.
Tidak ada jawaban.
Beberapa detik kemudian… dia mulai tertawa kecil.
Awalnya pelan.
Lalu semakin keras.
Tawanya terdengar aneh. Bukan seperti dia biasanya.
Penonton live langsung panik di kolom komentar.
“Matanya beda.”
“Matanya kosong.”
“Matikan live!”
Temannya mencoba menggoyang bahunya.
“Woy… jangan bercanda.”
Tapi tiba-tiba dia menoleh.
Gerakannya patah… seperti bukan gerakan manusia biasa.
Senyumnya melebar.
“Dari tadi… kalian yang datang ke tempatku.”
Suaranya berat.
Lebih berat dari suaranya sendiri.
Temannya langsung mundur dua langkah.
Lampu senter hampir jatuh dari tangannya.
Penonton live yang tadi menonton untuk hiburan mulai keluar satu per satu.
Beberapa masih bertahan karena mengira ini hanya akting.
Sampai kamera menangkap sesuatu di belakangnya.
Sebuah bayangan tinggi berdiri di antara mesin tua.
Bentuknya samar… tapi jelas bukan manusia.
Konten creator itu tiba-tiba berdiri tegak.
Lalu berjalan pelan menuju arah kamera.
Setiap langkahnya terdengar berat.
Debu di lantai seperti ikut bergerak saat dia lewat.
Ketika wajahnya sudah sangat dekat dengan kamera…
dia berhenti.
Tersenyum.
Lalu berbisik pelan.
“Sekarang kalian juga sudah lihat aku.”
Live streaming itu tiba-tiba berhenti sendiri.
Sampai sekarang, rekaman terakhir dari live tersebut masih beredar di internet.
Dan yang paling membuat orang merinding…
Beberapa penonton yang menonton live itu mengaku melihat sesuatu berdiri tepat di belakang kamera, beberapa detik sebelum siaran benar-benar terputus.
You must be logged in to post a comment Login