Dunia maya tengah berduka atas kabar meninggalnya Lula Lahfah, seorang influencer dan selebgram yang dikenal aktif di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Kepergiannya yang mendadak pada 23 Januari 2026 menjadi pukulan emosional, tidak hanya bagi keluarga dan orang terdekat, tetapi juga bagi para pengikut setianya di dunia digital.
Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia seorang diri di apartemennya. Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan mengguncang dunia maya, mengingat ia dikenal sebagai sosok yang aktif berinteraksi dengan pengikutnya dan kerap membagikan keseharian melalui media sosial.

Sebagai influencer, Lula Lahfah memiliki basis pengikut yang cukup besar. Kontennya dekat dengan kehidupan anak muda, mulai dari gaya hidup, keseharian, hingga ekspresi personal yang membuat banyak orang merasa terhubung secara emosional. Di balik citra ceria dan aktif di layar, Lula ternyata tengah berjuang menghadapi kondisi kesehatan yang tidak sederhana.
Dalam kehidupan pribadinya, Lula diketahui menjalin hubungan dengan Reza Arab, seorang DJ. Hubungan keduanya kerap menjadi perhatian publik, terutama di kalangan warganet yang mengikuti perjalanan hidup Lula di media sosial.

Beberapa minggu sebelum meninggal dunia, Lula Lahfah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi kesehatannya. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, kondisinya disebut belum sepenuhnya pulih. Setelah diperbolehkan pulang, ia melanjutkan aktivitasnya seperti biasa, hingga akhirnya kabar duka tersebut datang secara tiba-tiba.
Lula Lahfah diketahui memiliki riwayat beberapa penyakit, di antaranya Infeksi Saluran Kemih (ISK), Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), serta usus buntu. Ketiga kondisi ini, meski kerap dianggap umum, dapat menjadi sangat berisiko jika terjadi bersamaan atau ketika kondisi tubuh sedang melemah.
Infeksi Saluran Kemih (ISK) dapat menyebabkan nyeri, demam, dan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan optimal, terutama jika terjadi berulang.
Sementara itu, GERD merupakan gangguan asam lambung kronis yang dapat memengaruhi sistem pencernaan, pola makan, serta menyebabkan kelelahan berkepanjangan.
Adapun usus buntu (apendisitis) adalah kondisi medis yang membutuhkan penanganan cepat karena berisiko menimbulkan infeksi serius bila terlambat ditangani.

Kematian Lula Lahfah yang terjadi secara mendadak dan dalam kondisi sendirian membuat banyak warganet terkejut dan berduka. Ungkapan belasungkawa membanjiri kolom komentar media sosialnya. Banyak yang mengaku tidak menyangka, karena sebelumnya Lula masih terlihat aktif dan berinteraksi seperti biasa.
Peristiwa ini kembali mengingatkan publik bahwa apa yang terlihat di media sosial tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya. Di balik unggahan yang tampak baik-baik saja, seseorang bisa saja sedang berjuang menghadapi masalah kesehatan yang serius.
Kepergian Lula Lahfah menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan dan tidak mengabaikan gejala penyakit, sekecil apa pun terlihatnya. Gangguan kesehatan yang tampak ringan dapat berkembang menjadi kondisi berbahaya jika tidak ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dunia digital kehilangan salah satu sosoknya. Namun, jejak dan pengaruh Lula Lahfah akan tetap dikenang oleh mereka yang pernah merasa terhubung dengannya.
Selamat jalan, Lula Lahfah. Semoga mendapat tempat terbaik, dan keluarga serta orang-orang terdekat diberi kekuatan.
You must be logged in to post a comment Login